Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka
(jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan
orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka
itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman
kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.
(Al-Baqarah: 186)
Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina". (Al-Mu’min: 60)
Aku percaya, tiada pengharapan yang sia-sia ketika kita hanya berharap kepada-Nya. Aku selalu bertanya kenapa aku diberikan kehidupan seperti ini. Dan aku menyadari sekarang, semua ini bukan untuk mengeluh atau untuk melontarkan protes kepada-Nya, tapi agar aku senantiasa berharap kepada-Nya, Zat yang berhak seutuhnya atas hidupku ini.
Pernah berkali-kali aku berada di titik terendah, bingung harus kemana mencari solusi, bingung siapa yang bisa menolongku. Beuntung aku masih memiliki nikmat iman. Aku percaya rizki setiap manusia telah diatur oleh-Nya. Seringkali aku tidak memiliki pandangan untuk esok hari karena sebuah keterbatasan. Seringkali juga pertanyaanku dijawab oleh-Nya tanpa terduga, setelah aku mengadu pada-Nya. Pun ketika sebuah keputusan yang harus dipilih, Dia mengirimkan sebuah kemantapan, setelah proses berfikir dan berdoa.
Aku bukanlah manusia tanpa dosa, aku pernah khilaf, aku pernah lalai. Tapi hal ini bukan menjadi alasan aku tidak pantas berharap kepada-Nya. Karena aku percaya Dia Maha Pemaaf, seperti halnya dia memafkan kesalahan Adam dan Hawa, memaafkan kelalaian Nabi Yunus, memafakan kekhilafan Nabi Musa. Aku percaya Dia memaafkan hambanya yang benar-benar bertaubat.
Hidup ini akan terasa mudah ketika setiap detik yang kamu jalani, kau yakini sebagai anugerah dari-Nya. Aku dulu berfikir bahwa hidup yang kujalani adalah sebuah karma, hidupku adalah hukuman. Kini aku sadar begitu banyak nikmanya yang tidak aku hiraukan. Sedikit demi sedikit aku mengurangi keluhanku, aku mecoba melihat nikmat-nikmat yang ia berikan. Sedikit demi sedikit aku percaya untuk bergantung pada harapan-Nya. Dan hingga saat ini aku belum pernah kecewa dengan berharap pada-Nya.
I believe He loves every creature who only hang a hope on Him.
Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina". (Al-Mu’min: 60)
Aku percaya, tiada pengharapan yang sia-sia ketika kita hanya berharap kepada-Nya. Aku selalu bertanya kenapa aku diberikan kehidupan seperti ini. Dan aku menyadari sekarang, semua ini bukan untuk mengeluh atau untuk melontarkan protes kepada-Nya, tapi agar aku senantiasa berharap kepada-Nya, Zat yang berhak seutuhnya atas hidupku ini.
Pernah berkali-kali aku berada di titik terendah, bingung harus kemana mencari solusi, bingung siapa yang bisa menolongku. Beuntung aku masih memiliki nikmat iman. Aku percaya rizki setiap manusia telah diatur oleh-Nya. Seringkali aku tidak memiliki pandangan untuk esok hari karena sebuah keterbatasan. Seringkali juga pertanyaanku dijawab oleh-Nya tanpa terduga, setelah aku mengadu pada-Nya. Pun ketika sebuah keputusan yang harus dipilih, Dia mengirimkan sebuah kemantapan, setelah proses berfikir dan berdoa.
Aku bukanlah manusia tanpa dosa, aku pernah khilaf, aku pernah lalai. Tapi hal ini bukan menjadi alasan aku tidak pantas berharap kepada-Nya. Karena aku percaya Dia Maha Pemaaf, seperti halnya dia memafkan kesalahan Adam dan Hawa, memaafkan kelalaian Nabi Yunus, memafakan kekhilafan Nabi Musa. Aku percaya Dia memaafkan hambanya yang benar-benar bertaubat.
Hidup ini akan terasa mudah ketika setiap detik yang kamu jalani, kau yakini sebagai anugerah dari-Nya. Aku dulu berfikir bahwa hidup yang kujalani adalah sebuah karma, hidupku adalah hukuman. Kini aku sadar begitu banyak nikmanya yang tidak aku hiraukan. Sedikit demi sedikit aku mengurangi keluhanku, aku mecoba melihat nikmat-nikmat yang ia berikan. Sedikit demi sedikit aku percaya untuk bergantung pada harapan-Nya. Dan hingga saat ini aku belum pernah kecewa dengan berharap pada-Nya.
I believe He loves every creature who only hang a hope on Him.
No comments:
Post a Comment